14 Januari 2009

Hawanya Sejuk


Kebun Sedep terletak di Kaki Gunung kawah Papandayan, sebagian kebunnya masuk wilayah Kabupaten Garut, sebagian besar areal Kebun tehnya masuk ke Kabupaten Bandung, tak banyak kesibukan seperti di kota, disini hawanya sejuk, suhu rata-rata 10 s.d - 20 derajat Celcius pada siang hari , dan -5 s.d 15 pada malam hari, kehidupan yang teramat damai membuat warganya dapat tinggal dengan nyaman,
Kebun Sedep berjarak sekitar kurang lebih 60 km dari arah Bandung ke arah selatan, dengan rute ( Via Tegallega ) Kota Bandung -> Dayeuhkolot -> Banjaran -> Pangalengan -> Pintu -> Malabar -> Purbasari -> Talun Santosa -> dan terakhir di kebun Sedep.
Kalau rute ( Via Kopo ) Mulai dari Kota Bandung -> Kopo -> Soreang -> Pangalengan -> Pintu -> Malabar -> TalunSantosa -> dan terakhir di Kebun Sedep.
Kalau Rute ( Via Ciparay ) Mulai dari Kota Bandung -> Ciparay -> Pacet -> Cibeureum -> Kertasari -> Talun Santosa -> dan Terakhir di Kebun Sedep.
Banyak hamparan kebun teh yang menghijau bak permadani yang empuk di tapaki, banyak pemandangan indah di daerah sini, sejak masuk di Kebun Malabar, sudah terasa udara sejuk pegunungan dengan udara bersihnya, air mengalir bersih sehingga jika anda orang yang keseharian berada di kota pasti akan betah berada di daerah ini.
Jika anda berkunjung ke Kebun Sedep, sebelum sampai anda akan di suguhi objek wisata alam diantaranya ada Situ Cileunca, ada pemandian air panas Cibolang, lebih jauh lagi , anda akan tembus ke Garut lewat Kawah Papandayan jika naik sepeda motor anda bisa meneruskan perjalanan ke Garut Lewat Gunung Kawah Papandayan tapi jika naik Mobil anda harus kembali Ke Bandung lewat Pangalengan karena belum ada akses jalan menunju Garut, kecuali turun dulu ka kaki Gunung lewat kampung Cileuleuy -> kampung Stanplat -> dan terus menuju ke Cikajang ( sampai sini dulu ).

2 komentar:

  1. Bagus... saya asli orang perkebunan kebetulan tinggal di cikembang, gak, bosan hidup...hanya sumber air sudah pada kurang, kalau hujan ada longsor lagi... kenapa ya?.........

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anda Sekarang tinggal dimana ?? Kebetulan saya masih tinggal di daerah pangalengan tepatnya masih di Sedep , sumber air memang sudah rusak karena sudah banyak penggarap lahan di kaki kaki gunung, mungkin karena hidup saat ini sudah lebih sulit, sehingga hutan yang seharusnya di lindungi pun banyak di jamah orang, saya pun sudah menggali sumur untuk memenuhi keperluan air sehari hari . !!!

      Hapus

Sdr Boleh berkomentar disini